Home >> Bisnis >> Kabar Bisnis Properti Terbaru
Bisnis Properti Terbaru

Kabar Bisnis Properti Terbaru

Kabar Bisnis Properti

Jika Anda bertanya, bisnis properti prospeknya gimana sih? Kok akhir-akhir ini semacam mengalami kelesuan? Banyak pemain yang cenderung stagnant, alias mandek. Ada apa dengan bisnis properti, kok kelihatannya semakin loyo dan lesu. Hemmm…itu mungkin sat dari sebagian pertanyaan yang menggelayut di benak Anda ketika melihat situasi dan kondisi saat ini. Apalagi dengan adanya perang mata uang atau lebih dikenal dengan istilah currency war yang berkaitan perekonomian secara global. Tentunya akan semakin sulit memprediksi bisnis properti akan seperti apa? So, dalam tulisan sederhana ini, penulis mencoba untuk menganalisa (tentunya versi sok tahu ala saya…heheh) dalam melihat prespektif bisnis properti dengan kondisi akhir-akhir ini.

Jika ngomong bisnis properti secara makro, tentunya masih berkaiatan dengan pergerakan ekonomi global yang kian panas dan sengit. Para ekonom dunia memang banyak memperkirakan akan terjadi strategy cuurency war untuk memenangkan persaingan ekonomi mereka. Beberapa pemain ekonomi raksasa semisal Tiongkok, saat ini mulai melemahkan nilai mata uangnya demi meningkatkan daya saing, khususnya untuk menurunkan harga jual produk mereka di luar negeri. Ini cukup penting gabi mereka untuk menekan pertumbuhan ekonomi dunia yang terasa mulai lesu secara menyeluruh.

So, apa akibatnya untuk Indonesia? Akibat yang paling dirasakan adalah karena semua produk kita rata-rata hasil dari import tentunya akan sangat berdampak pada naiknya harga-harga yang berkaiatan dengan dollar. Suku cadang otomotif kita rata-rata import, produk elektronik rata-rata juga import, pastinya dengan kondisi ini menjadikan nilai tawar kita (Indonesia) semakin terseok-seok, karena kita tidak mengikuti dengan jumlah pendapatan. Justru yang ada adalah naiknya harga-harga yang tidak diimbangi dengan pendapatan kita. Akibatnya nilai beli menurun, jika nilai beli menurun secara tak langsung menang mengakibatkan lesunya perekonomian bagi kita. Ini akan memberikan efek berantai bahwa semua sektor ekonomi juga bergerak lesu, salah satunya juga ada pada sektor bisnis properti.

Ya, bisnis properti juga terkena imbas dari lesunya perekonomian dunia. Para pakar menganalisa ini jika tidak bisa di tahan, akan memberikan keterpurukan bagi negeri-negeri yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Kita diantara mereka-mereka pemain gajah dalam urusan ekonomi dunia, termasuk China dan Korea. So, semoga kabar buruk ini tidak berlanjut yang akan berakibat pada resesi dunia yang berakibat pada negeri ini. Dampak yang tak enak adalah kekhawatiran akan terjadi krismon Indonesia yang pernah terjadi di tahun 1998. So, mari kita sama-sama berdoa, semoga Indonesia masih tahan terhadap goncangan ekonomi dunia yang berakibat melemahnya dari semua sendi ekonomi masyarakat.

Other articles you might like;

About Ahmad Fauzan

Check Also

Info Bisnis Properti Tanpa Modal

Info Bisnis Properti Tanpa Modal Uang Membangun bisnis properti tanpa modal memang slogan yang cukup …