Home >> Inspirasi & Motivasi >> Membentuk Jiwa Kemandirian Sejak Dini
Jiwa Kemandirian

Membentuk Jiwa Kemandirian Sejak Dini

Salah satu tanda kedewasaan seseorang adalah terkait dengan kemandirian orang itu sendiri. Semakin mandiri, seseorang akan memiliki martabat yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang menggantungkan hidupnya kepada manusia yang lain. Jika rosulullah mengingatkan kepada kita bahwa, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainya, begitupun sebaliknya. Seburuk-buruknya manusia adalah yang paling sering menjadi beban babgi manusia yang lainya.

Banyak sekali orang muda yang lebih suka menjadi beban bagi orang tuanya daripada berinisiatif mencari cara bagaimana supaya bisa menghentikan jatah dari pemberian orang tuanya, dan sesegera mungkin mengambil sikap tegas untuk hidup mandiri. Mereka terlalu sering dimanja dengan kelengkapan fasilitas hidup sejak mereka kecil. Metode pendidikan yang salah telah diterapkan oleh kedua orang tua mereka, sehingga karakter yang tumbuh adalah karakter adalah karakter anak MAMI. Maaf jika ini agak menyinggung para pembaca semuanya, tetapi ingin sekali saya menyadarkan bahwa kebeberanian untuk hidup mandiri adalah mutlak dibutuhkan sebelum seorang pemuda berani menikah dan membina rumah tangga.

Ada banyak sekali orang tua yang usianya sudah lansia, tetapi tetap saja direpotkan dengan urusan masalah anaknya. Mulai dari masalah sandang pangannya, masalah pekerjaan yang belum dia peroleh, juga tidak terkecuali masalah pernikahan anaknya. Sang orang tua bukan hanya direpotkan masalah pelaksanaan acara pernikahanya saja, tetapi mereka direpotkan dari segi keuanganya juga.

Seorang anak yang melaksanakan pernikahan dengan biaya orang tua, saya rasa pembelajaran untuk hidup mandiri masih sangat kurang. Kalau bisa, hidup mandiri sudah dimulai sejak masa kuliah, atau kalau bisa menjadi kebiasaan sejak usia sekolah. Sekolah ataupun kuliah dengan biaya sendiri, bekerja paruh waktu, membuka usaha, atau sambil dengan bekerja pada waktu luang di jam kosong sekolah ataupun kuliah. Dan insyaallah semuanya itu bisa melatih kemandirian seorang pemuda, inilah nantinya yang bisa dijadikan bekal oleh seorang pemuda yang hendak melangsungkan sebuah bangunan rumah tangga yang mandiri.

Dengan giat bekerja, seseorang bisa meningkatkan harkat dan drajatnya dihadapan orang lain, termasuk dihadapan orang tua maupun calon mertua kita nantinya. Dengan begitu, orang tua maupun calon mertua, lebih yakin untuk segera menikahkan anak-anaknya, karena telah dirasa mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

Betapa buruknya citra seorang pemuda yang masih meminta-minta kepada kedua orang tuanya. Kemudian mengutarakan niat untuk segera menikah. Tentu saja orang tua kita maupun orang tua calon istri kita yang kita niatkan sebagai pendamping dalam rumah tangga ragu dengan kita. Mereka tentu saja khawatir dengan keluarga baru yang akan terbentuk nantinya.

Bahkan, tak jarang juga banyak orang tua sesudah pernikahan anaknya masih direpotkan dengan tanggung jawab membesarkan cucunya, karena memang anaknya tidak bekerja dan kesehari-harian hidupnya tergantung kepada orang tuanya. Tidak bisa kita bayangkan bukan, jika suatu saat orang tua kita meninggalkan kita, tetapi kita belum mempunyai pekerjaan yang bisa menopang kehidupan kita sehari-hari. Astaghfirullah, betapa repotnya kita nanti.

Hidup mandiri itu mulia sobat, sebaliknya jika hidup meminta-minta itu adalah hina. Di dalam sebuah hadis yang pernah saya dengar. Rosulullah pernah menegaskan, bahwa “seorang yang membawa tali kemudian pergi mencari kayu bakar, mengumpulkanya dan kemudian dibawa kepasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan nafkahnya, itu lebih baik dari pada seorang yang meminta-minta kepada orang-orang yang terkadang ia diberi dan kadang ditolak.” (Mutafaq’alaihi).

Dari perkataan Rosululah diatas, bisa kita simpulkan bahwa, lebih baik kita bekerja apapun pekerjaanya, yang penting halal dan jangan sekali-kali bekerja yang melanggar hukum Allah maupun negara  dan itu adalah hal yang sah-sah saja kita kerjakan. Bentuklah kemandirian sejak usia dini, agar kita bisa menatap masadepan yang lebih cerah lagi tanpa harus merepotkan kedua orang tua kita.

Other articles you might like;

Incoming search terms:

  • bpo molluca

About Ali Mustika Sari

Blogger Manshurin yang ingin mendunia lewat blog dan tulisan yang sederhana. Walaupun orang desa tapi tak putus asa untuk selalu belajar dan bekerja keras serta cerdas.

Check Also

Topologi Zero Client Sunde

Sunde, Perangkat yang Buat Anda Lebih Hemat Listrik

Sunde merupakan sebuah perangkat Zero atau Ultra Thin Client yang memungkinkan satu PC dapat digunakan …