Home >> Bisnis >> Motivasi Untuk Menjadi Seorang Pengusaha
Cara Berbisnis

Motivasi Untuk Menjadi Seorang Pengusaha

Menjadi seorang pengusaha itu keren bro! Seorang pengusaha atau dalam bahasa kerennya sih orang yang berwiraswasta sendiri. Hebatnya seorang pengusaha bisnis secara tidak langsung akan menggerakkan roda perekonomian suatu negara dengan signifikan seandainya minimal dari 2 persen saja penduduk tersebut berprofesi sebagai seorang pengusaha. Tahun 2014 penduduk Indonesia di taksir sekitar 235 jutaan, seandainya dari angka tersebut muncul 2 % menjadi para pengusaha tentu akan sangatmak nyuzzz, pergerakan perekonomian Indonesia ini. Anggap sekitar 4,7 juta jiwa berprofesi sebagai pengusaha tentu akan berdampak yang luar biasa bagi perekonomian nasional kita.

Untuk sebuah illustrasi perbandingan negara adidaya Amrik, dengan penduduk sekitar 300 jutaan memiliki jumlah pengusaha di kisaran angka 3,5 persen hingga 4%. Dengan angka tersebut menjadikan Amrik sebagai negara dengan proyek ekonomi yang kuat di dunia. Jika kita bandingkan dengan negara yang bersebelahan dengan kita seperti Malaysia dan Singapura tentu bukan menjadi tolok ukur yang bagus, karena rasio penduduk di kedua negara tersebut relatif lebih sedikit. Kedua negara tersebut mempunyai rasio pengusaha sekitar 5 hingg 7 persen. Sebuah angka yang cukup besar, tetapi karena jumlah penduduknya yang relatif lebih sedikit, jika kita bandingkan dengan negara kita Indonesia.

Sebenarnya upaya pemerintah kita tidak kurang-kurang untuk mendorong penduduk dan masyarakatnya untuk menjadi seorang pengusaha. Misalkan para alumni dari perguruan tinggi hendaknya berkreasi untuk menciptakan sebuah pekerjaan, bukan menjadi orang yang mengemis sebuah pekerjaan. Cuman kadang ini sangat ironis sekali di negara kita, jika kita melihat lulusan alumni perguruan tinggi menjadi seorang pengusaha, sanggupkah pemerintah membuka akses permodalan untuk pertama kalinya?

Pemerintah tidak sesederha mengandalkan sektor perbankan yang notabenya memiliki kran yang cukup selektif ketika mengucurkan sebuah dana. Dengan prinsip kehati-hatian tentunya bank akan mengucurkan dana ke nasabahnya. Anggap saja sebuah syarat yang sederhana, bahwa sebuah bank mau mengucurkan dananya dengan catatan minimal calon peminjam tersebut sudah memiliki usaha yang lancar dan minimal sudah berjalan 3 tahun. Sebuah syarat, star up yang tidak mudah untuk menjadi seorang pengusaha, khususnya jika mereka baru terjun ke dunia usaha. Tentu disinilah letak PR pemerintah yang paling fundamental ketika ingin membentuk masyarakatnya sebagian untuk menjadi seorang pengusaha. Pemerintah hendaknya jangan hanya memberi pancing, namun lupa memberi bahan untuk umpannya. Sebuah analog sederhana, tidak akan ada ikan yang mau makan dari pancing kita, lha pancingnya saja tidak diberi umpan. Tentu akan sangat mustahil, jika cuman di kasih pancing saja, tapi gak dikasih umpan.

Idealnya jika kita ingin menjadi seorang pengusaha, tahun inilah saat yang tepat untuk memulainya. Kenapa? So tahun ini merupakan tahun yang baik, untuk melakukan star up menjadi pengusaha. So, minimal sampai 15 tahun kedepan merupakan momentum yang luar biasa untuk membuka peluang menjadi pengusaha. Market yang luar biasa di negeri yang gemah ripah loh jinawi ini merupakan sebuah bonus pasar yang tak ternilai harganya. Sebuah market untuk dunia offline ataupun online yang sangat menjanjikan. Jika kita kerjakan secara offline pun tentu markertnya sangat luar biasa apalagi kita kerjakan secara online, merupakan market yang besarnya tak terprediksikan celahnya. Belum lagi dengan tantangan perang produk untuk pasar bebas ASEAN di tahun 2015 yang sebentar lagi akan menyongsong kita. Negara tetangga saja, mereka ingin memborbardir produknya masuk ke negara kita. Lha kita yang punya negara, masak mau di obok-obok produknya oleh mereka.

So, ini sebuah tantangan yang dahsyat dan luar biasa kawan, perlu sambutan dari para pengusaha-pengusaha muda untuk meledakkan dahsyatnya para pengusaha muda Indonesia.

Yuk, kita rame-rame penuhin negeri ini dengan pengusaha-pengusaha muda yang siap dan tangguh menghadapi pesatnya persaingan AFTA. Negara membutuhkan sambutan kalian untuk bergerak dan maju untuk menjadi rajanya ekonomi, khususnya di Asia. Indonesia negara besar kawan. Jangan mau, hanya jadi bulan-bulanan negeri tetanga. Hanya menjadi negara yang besar, tetapi hanya menjadi negara yang konsumtif, bukan menjadi negara sebagai produsen alias produktif.

Tahun ini merupakan momentum yang terbaik untuk menjadi seorang pengusaha! Jika tidah sekarang kapan lagi kawan? Tentu jika kita sudah punya semangat yang luar biasa untuk menjadi pengusaha, tinggal PR pemerintah untuk mengakomodasinya. Entah itu dari sisi anggaran atau dari kebijakan-kebijakan yang tentunya menguntungkan bagi calon pengusaha-pengusaha muda.

Other articles you might like;

About Ali Mustika Sari

Blogger Manshurin yang ingin mendunia lewat blog dan tulisan yang sederhana. Walaupun orang desa tapi tak putus asa untuk selalu belajar dan bekerja keras serta cerdas.

Check Also

Topologi Zero Client Sunde

Sunde, Perangkat yang Buat Anda Lebih Hemat Listrik

Sunde merupakan sebuah perangkat Zero atau Ultra Thin Client yang memungkinkan satu PC dapat digunakan …