Home >> Mbahmania >> Muhammad Rajasa Negara Danangjaya – Pati
Danangjaya

Muhammad Rajasa Negara Danangjaya – Pati

Nama saya Muhammad Rajasa Negara Danangjaya, nama yang sangat panjang, tetapi itu adalah pemberian orang tua yang harus di terima, nama panggilan saya Danang lahir di Jawa Tengah, Kota Pati, Kecamatan Juwana,Desa Bajomulyo 2 Juni 1999, Saya adalah anak pertama dari tiga bersaudara, Ayah saya bernama Bambang Liyoto dan Ibu saya bernama Susanti. Papa saya adalah seorang wiraswasta dan Mama saya adalah Ibu rumah tangga. Adik pertama saya bernama Dhani Hasan yang sekarang masih kelas satu SMP, adik saya yang kedua sekaligus anak terakhir dari tiga bersaudara adalah bernama Gustav Darussalam yang sekarang masih SD kelas satu.

Saat saya masih kecil rumah Keluarga Saya di Desa Bajomulyo. Saat umur 4 tahun saya sudah bisa main computer, saya bisa karena saya melihat papa saya sedang mengoperasikan computer kemudian saya praktekkan yaitu dengan main game, belum bisa yang lain yang tahu cuma game saja namanya anak kecil . Pada umur 5 tahun Saya mengawali pendidikan di jenjang TK Trisula Bajomulyo, yang berlokasi di desa Bajomulyo, saat masih sekolah TK saya dan adik pertama saya ditinggal orang tua karena melaksanakan ibadah Haji, kemudian saya dan adik pertama saya dititpkan pada tetangga sebelah selama 40 hari. Setahun setelah Saya TK dan orang tua saya kembali ke kampung halaman, Saya dan Keluarga Saya pindah ke Desa Growong Kidul yang berada di sebelah barat Pasar Juwana.

Saya melanjutkan ke jenjang SD yaitu SD Negeri Growong Kidul 2 pada tahun ajaran 2005/2006 dengan jalan kaki, Karena SD saya berada di depan sebelah barat rumah saya, Saya lulus pada tahun ajaran 2010/2011 dari jenjang SD dan mendapatkan ijazah, saya meneruskan ke jenjang selanjutnya yaitu di SMP. Saya berkacamata karena mata minus sejak kelas satu SMP hingga sekarang. SMP saya di SMP Negeri 2 Juwana, yang berlokasi di desa Bakaran Kulon, tepatnya kurang lebih 2,5 KM dari rumah, saya berangkat ke SMP dengan mengendarai sepeda onthel. Saya belajar mengendarai sepeda motor saat kelas 2 SMP, saya belajar dengan ayah saya di dekat TPI di Desa Bajomulyo, sepeda motor untuk ajaran pertama saya memakai motor matic karena belum bisa manual tetapi akhirnya bisa juga dengan tanpa ajaran. Saat kelas tiga SMP saya pernah mengendarai sepeda motor tapi saya titipkan ke tetangga sebelah SMP,karena sekolah melarang siswa-siswinya mengendarai sepeda motor ke sekolah tapi gimana lagi pada waktu itu saya harus cepat-cepat ke rumah mengambil data Ijazah,SKHUN untuk melengkapi data siswa UN , dan juga pas waktu sholat idul adha di sekolah saya mengendarai sepeda motor karena saya males mengendarai sepeda onthel capek. Seiring waktu beerjalan selama 3 tahun saya menyelesaikan pendidikan SMP tahun ajaran 2013/2014 dan saya memperoleh ijazah SMP dengan NEM yang pas-pasan yaitu 27,00.

Kemudian saya melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu YPBU Gadingmangu di Desa Gadingmangu, kecamatan Perak, Kabupaten Jombang Jawa Timur.Sebenarnya saya disuruh kemauan orang tua saya, karena waktu sekolah SD dan SMP saya kurang mandiri dan bergaul jadi saya di sekolahkan dan dipondokkan supaya bisa mandiri dan memiliki kefahaman agama yang tinggi. Saya masuk jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan) karena saya bercita-cita menjadi programmer. Awalnya saya tidak krasan/betah sekolah di SMK Budi Utomo saya tidak kenal satu sama lain karena semuanya dari tidak hanya dari daerah Jawa tetap ada yang dari luar daerah Jawa, yang dari Medan, Riau, Kalimantan, bahkan sampai Papua. Saya senang sekali pas ayah saya menjenguk setiap sebulan sekali .Uniknya sekolah di Budi Utomo yang pertama, sekolah tersebut adalah siswa dan siswi di pisah kelas jadi ada kelas cowok dan kelas cewek karena untuk menghindari pelanggaran cowok-cewek, yang kedua jam pelajaran dibagi menjadi kelas pagi dan kelas sore, kelas pagi dipakai kelas XI dan XII sedangkan kelas sore dipakai kelas X dan XI. Saya berada di kelas XI jurusan TKJ kelas sore, sekarang saya sedang Prakerin dari bulan Februari sampai Mei awal di Kabupaten Lamongan, lebih tepatnya Kecamatan Ngimbang, Desa Gebangangkrik di Manshurin, guru pembimbingnya adalah Pak Ali Mustika Sari. Beliau adalah seorang pebisnis online. Tapi sebelumnya sebenarnya saya prakerin di Telkom Jember karena surat konfirmasi belum sampai ke Telkom Jember kemudian saya dan 5 teman saya kembali ke Gadingmangu, saya dan 1 teman yaitu Davi, saya dan Davi nganggur seminggu menunggu tempat prakerin selanjutnya, kemudian saya dan Davi berangkat di seminggu kemudian, yaitu prakerin di Surabaya, namun tidak jadi, akhirnya prakerin di Manshurin Lamongan. Semoga Allah memberi kelancaran dan kebarokahan bagi siswa-siswi yang prakerin di Manshurin Lamongan.

Other articles you might like;

About Danank Jaya